Sambal Goreng Manisah Telur Puyuh
Hallo selamat pagi teman-teman semuanya..., nggak terasa ya kita sudah memasuki bulan ke delapan minggu pertama bulan Agustus.
Pagi di awal bulan Agustus ini iklimnya agak ekstrim terasa dingin menusuk tubuh.
Kemarin sore saja saat menjelang maghrib sudah mulai terasa dingin.
Sampai saat tidur pun nggak bisa terlelap dan nyenyak, sering terbangun.
Padahal saya pribadi sich sudah mengantisipasi, yaitu sebelum tidur memakai pakaian dobel..., tapi ternyata nggak cukup..., nggak mempan juga.
Jadinya sering terjaga dari tidur karena dingin.
Padahal tahun-tahun kemarin iklim dan cuaca nggak se ekstrim seperti tahun ini.
Seperti yang kita ketahui selama ini kalau pertengahan tahun di bulan Juli - Agustus biasanya kan musim panas..., dan iklim cuaca pun akan panas.
Di saat pagi dan siang hari saja meski cuaca agak panas tapi angin yang berhembus terasa dingin menerpa tubuh..., jadi bisa teman-teman bayangkan, saat sore, malam hari, tengah malam dini hari sampai saat menjelang pagi... , bagaimana cuacanya?.
Menurut kabar dan info yang saya terima dari teman dan saudara yang tinggal di luar kota..., Iklim dan cuaca di daerah mereka panas bahkan cenderung kering.
Jadi daerah timpat tinggal mereka tidak mengalami cuaca ekstrim seperti yang saya alami dan mungkin hanya terjadi di daerah timpat tinggal saya saja.
Saya pikir mungkin saja di tempat tinggal kalian ada juga pernah mengalami cuaca ekstrim.
Tapi apa pun yang terjadi harus tetap kita nikmati dan syukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan.
Kita kembali ke kuliner ya?
Di negara kita banyak sekali aneka macam masakan tradisuonal yang sederhana tapi jangan dianggap remeh karena lauk yang satu ini bisa menggoyang lidah. Salah satunya yaitu resep aneka sambal goreng.
Baiklah sekarang ini saya akan membuat satu masakan sederhana yaitu Sambal Goreng Manisah Telur Puyuh. Atau diaebut sambal goreng labu siam telur puyuh.
Ada yang tahu nggak apa itu
Pagi di awal bulan Agustus ini iklimnya agak ekstrim terasa dingin menusuk tubuh.
Sejak malam beranjak dini hari hingga menjelang subuh tiap hari cuacanya bukan main.., it's so cold weather..., sangat dingin sampai sekarang pun terasa angin dingin menerpa tubuh.
Kemarin sore saja saat menjelang maghrib sudah mulai terasa dingin.
Langsung lihat di google cuaca 19°C. Olala..., pikir saya siap-siap nanti tengah malan bakal lebih dingin lagi..., dan...? ternyata benar, dugaan saya nggak meleset di saat menjelang tengah malam pun sudah terasa sekali..., angin yang masuk lewat lubang ventilasi udara di rumah maka kita akan merasakan sensasi angin yang brrr !..., dingiiin...!.
Sampai saat tidur pun nggak bisa terlelap dan nyenyak, sering terbangun.
Padahal saya pribadi sich sudah mengantisipasi, yaitu sebelum tidur memakai pakaian dobel..., tapi ternyata nggak cukup..., nggak mempan juga.
Jadinya sering terjaga dari tidur karena dingin.
Saya penasaran dan mengecek cuaca di google, dan google menunjukkan angka 16°C saat itu jam berkisar jam 3 pagi..., woouw...!. Pantas saja udara dungin banget terasa "Nyess...", merasuk sampai ke tubuh..., kalau terkena air tambah menggigil..., brrr...!.
Padahal tahun-tahun kemarin iklim dan cuaca nggak se ekstrim seperti tahun ini.
Seperti yang kita ketahui selama ini kalau pertengahan tahun di bulan Juli - Agustus biasanya kan musim panas..., dan iklim cuaca pun akan panas.
Tetapi tidak dengan pertengahan tahun ini.. dimana musim panas tapi malah cuaca bisa dikatakan cuaca ekstrim karena cuaca dingin yang muncul.
Di saat pagi dan siang hari saja meski cuaca agak panas tapi angin yang berhembus terasa dingin menerpa tubuh..., jadi bisa teman-teman bayangkan, saat sore, malam hari, tengah malam dini hari sampai saat menjelang pagi... , bagaimana cuacanya?.
Wah...!. Bukan main dingginnya..., itu bisa bikin kita menggigil...!.
Saya pun bertanya-tanya dalam hati.., apakah di kota lain..., di daerah lain mengalami hal yang sama?.
Menurut kabar dan info yang saya terima dari teman dan saudara yang tinggal di luar kota..., Iklim dan cuaca di daerah mereka panas bahkan cenderung kering.
Jadi daerah timpat tinggal mereka tidak mengalami cuaca ekstrim seperti yang saya alami dan mungkin hanya terjadi di daerah timpat tinggal saya saja.
Saya pikir mungkin saja di tempat tinggal kalian ada juga pernah mengalami cuaca ekstrim.
Tapi apa pun yang terjadi harus tetap kita nikmati dan syukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan.
Kita kembali ke kuliner ya?
Di negara kita banyak sekali aneka macam masakan tradisuonal yang sederhana tapi jangan dianggap remeh karena lauk yang satu ini bisa menggoyang lidah. Salah satunya yaitu resep aneka sambal goreng.
Baiklah sekarang ini saya akan membuat satu masakan sederhana yaitu Sambal Goreng Manisah Telur Puyuh. Atau diaebut sambal goreng labu siam telur puyuh.
![]() |
Sambal Goreng Manisah Telur Puyuh |
Ada yang tahu nggak apa itu
"Manisah".
Itu sebutan di daerah saya.
Mungkin di daerah kalian ada julukan yang berbeda untuk sayuran yang satu ini.
Yang disebut manisah itu tidak lain adalah sayur labu siam.
Unik ya sebutannya manisah? hehehe.
Okelah kalau begitu langsung saja kita mulai cara membuatnya yuk?
Berikut adalah bahan dan cara membuatnya.
Bahan :
Cara Membuat :
Itu sebutan di daerah saya.
Mungkin di daerah kalian ada julukan yang berbeda untuk sayuran yang satu ini.
Yang disebut manisah itu tidak lain adalah sayur labu siam.
Unik ya sebutannya manisah? hehehe.
Okelah kalau begitu langsung saja kita mulai cara membuatnya yuk?
Berikut adalah bahan dan cara membuatnya.
Bahan :
- 5 Siung Bawang Merah
- 2 Siung Bawang Putih
- 3 Cabai Merah
- 2 Cabai Rawit
- 300 ml Santan dari buah kelapa atau Santan instan yang dicairkan dengan sedikit air.
- 2 Buah Manisah (Labu Siam) diserut memanjang atau dipotong memanjang.
- 5-10 Butir Telur Puyuh direbus
- 2 Lembar Daun Salam
- 1 Ruas Lengkuas digeprek
- 1 Sdm Ebi dihaluskan ( bila suka)
- Garam secukupnya
- Kaldu bubuk bila suka
- Gula secukupnya
- Minyak untuk menumis
Cara Membuat :
- Langkah pertama cuci sayur manisah ( labu siam) yang telah diserut / dipotong memanjang.
- Setelah itu beri garam pada labu siam dan aduk remas- remas sebentar, gunanya garam untuk menghilangkan getah yang terdapat pada labu siam.
- Setelah diaduk dengan garam kemudian bilas dengan air dan tiriskan labu siam.
- Iris tipis bawang merah dan bawang putih
- Sementara itu panaskan minyak dalam wajan
- Kemudian tumis irisan bawang merah bawang putih cabai rawit hingga harum.
- Masukkan daun salam dan lengkuas yang telah dimemarkan.
- Kemudian tuangi santan instan kental yang telah diberi air sedikit, didihkan sambil diaduk-aduk.
- Masukkan irisan labu siam, ebi, irisan cabai merah, kaldu bubuk bila suka
- Lakukan koreksi rasa dengan menambahkan garam, dan gula secukupnya.
- Masukkan telur puyuh rebus.
- Biarkan hingga mendidih.
- Kemudian angkat dan sajikan dalam sebuah bowl atau mangkuk
Nah, sekarang masakan sambal goreng manisah telur puyuhnya sudah jadi dech..
Masakan sederhana yang cocok dibuat menu konsumsi sehari-hari.
Selain bahan nya yang mudah di dapat..., cara membuatnya pun sangat mudah, praktis dan cepat. Alias dimasak mendadak pun pasti bakal jadi hasilnya.
Dapat dihidangkan segera dan disajikan bersama nasi putih dan aneka lauk lainnya.
Selamat mencoba dan silahkan dipraktekkan ya teman-teman...
Semoga dari resep aneka sambal goreng ini dapat bermanfaat buat tambahan koleksi menu keluarga sehari-hari kalian.
Silahkan bila ada yang ingin meninggalkan komentar, dengan senang hati pasti akan saya balas komentar kalian semuanya.
Terima kasih..., semoga akhir pekan kalian menyenangkan..
Have a great day..., have a nice week end semuanya.
Salam satu jiwa semua..!.
Salamnya arema... :)
Masakan sederhana yang cocok dibuat menu konsumsi sehari-hari.
![]() |
Sambal Goreng Labu Siam Telur Puyuh |
Selain bahan nya yang mudah di dapat..., cara membuatnya pun sangat mudah, praktis dan cepat. Alias dimasak mendadak pun pasti bakal jadi hasilnya.
Dapat dihidangkan segera dan disajikan bersama nasi putih dan aneka lauk lainnya.
Selamat mencoba dan silahkan dipraktekkan ya teman-teman...
Semoga dari resep aneka sambal goreng ini dapat bermanfaat buat tambahan koleksi menu keluarga sehari-hari kalian.
Silahkan bila ada yang ingin meninggalkan komentar, dengan senang hati pasti akan saya balas komentar kalian semuanya.
Terima kasih..., semoga akhir pekan kalian menyenangkan..
Have a great day..., have a nice week end semuanya.
Salam satu jiwa semua..!.
Salamnya arema... :)
Kalau liat telur puyuh, saya jadi ingin makannya,soalnya suka sekali. :)
ReplyDeleteOh Kang Nata doyan sekali sama telur puyuh ya?
ReplyDeleteIya bener telur puyuh itu selain kecil bentuknya dan unik juga nggak kalah enak bila diolah atau dicampur dalam masakan.
Saya pernah baca bahwa telur puyuh bila dimakan beberapa butir dalam sehari bermanfaat menghilangkan penyakit alergi.
Makasih banyak Kang Nata sudah mampir ke blog saya.
Semoga kang Nata tambah sukses.. :)
Yummmmyyyyyyyyy :9
ReplyDeleteAhhh auto ngiler
Kebeneran nih belum makan huhu
Come On..! Let's go..! Ayo Aul..! Serbu aja. makanannya..! Biasanya masakan manisah ini pakai udang.. Tapi kali ini nggak pakai..
ReplyDeleteBukannya udang itu favoritnya Aul? Hehehe...
Makasih ya sudah mampir ke blog aku..
Ciiee yang sudah lulus gelar S2 nich.. Congratulation ya Aul.. Tambah Sukses..!
Uih keliatan enak dan buat nya juga g rumit ya
ReplyDeleteMakasih ya sist Ana akhirnya kita bisa komen2 an di blog ku ini.. Seneng dech kita bisa ngobrol..:)
ReplyDeleteIya bener nggak rumit kok buatnya.. alias gampang dan juga cepat masak manisah ini.
Apa Ana juga doyann masak manisah(labu siam)? Ntar kita bisa saling tukar info ya?
Matur thank you jeng Ana sudah mampir ke blog aku..
Salam satu jiwa..
Buatnya juga mudah dan bahan-bahannya mudah didapat ya. Kadang juga rada bingung kalau masak manisah di buat kayak apa. bisa dicoba juga dirumah nih ...
ReplyDeleteIya mbak Anisa bener banget bahan mudah .. cara buatmya juga mudah dan nggak butuh waktu lama alias dadakan juga bisa dan ready to serve..
ReplyDeleteMonggo silahkan dicoba buat mbak untuk menu sehari-hari. Senang kalau bisa berbagi resep dan bermanfaat bagi yang berminat.. Hehehe..
Makasih mbak Anisa sudah mampir ke blog aku..
Salam satu jiwa.. :)
Waktu baca sekilas aku kira manisan ternyata sayur manisah.
ReplyDeleteSetelah baca lagi baru ngeh aku kalau manisah itu nama lain dari labu Siam. Manisah itu julukan didaerahnya tempat tinggal kakak ya?
Di rumah ibu aku juga sering masak labu Siam kak enak apalagi kalau masaknya yang pedas... bisa lahapnya makannya ����
Hehehe... Iya sekilas mirip ya tulisannya antara manisah dan manisan..
ReplyDeleteBener di daerahku manisah itu julukan untuk labu sian.
Bagaimana kalau di daerahmu apa ada sebutan lain juga untuk labu siam Dapasha?
Oh ternyata ibunya Dapasha sering juga mengolah manisah menjadi makanan ya? Hehehe..
Emang manisah alias labu siam itu enak dimasak sebagai lauk yang pedas... Sederhana mudah didapat dan enak disantap..
Makasih Dapasha sudah ngunjungi blog aku..:)
Ooooh ..., jadi Manisah yang seringkali aku dengar namanya, tapi belum pernah kulihat wujudnya itu ..., ternyata labu siam yaa ?.
ReplyDeleteLah kalo itu sayur kesukaaanku 😁 !.
Labu siam kan banyak mengandung air ya, jadi sayur ini bagus buat kelembaban kulit kita.
Ooh di sana juga juga nyebutnya dengan manisah ya?
ReplyDeleteTernyata sama julukannya ya?
Iyaa jadi manisah itu labu siam ..
Ooh manisah alias ini sayur kesukaannya brader juga ya? Hehehe... :)
Emang enak sich kalau diolah jadi masakan rasanya..
Iya benar manisah ini mengandung air.. bagus dikonsumsi untuk kelembaban kulit kita..
Biasanya manisah yg dimakan dimasak apa brader?
Makasih ya sudah mampir ke blog aku..
Ngga.
DeleteBeda kok namanya di daerahku ☺.
Di daerahku disebutnya, bukan Manisah, tapi Jipang.
Aku pernah denger nama sebutan Manisah, kan dari sista waktu itu.
Aku cuman nebak-nebak apa sih sayur Manisah itu ...
Ternyata setelah post ini dibuat, baru taulah aku kalo Manisah ini Jipang, eh" labu siam maksudku 😁
Biasanya, Jipang di daerahku rata-rata di oseng.
Cara memasaknya biasanya cuma sebentar, hanya untuk bikin efek lunak dikit aja.
Hehehe... Iya manisah itu dari aku ya? disebut Manisah di daerah ku..
DeleteOh beda ya julukan untuk labu siam.. di jateng nyebutnya Jipang ya? Jipang itu kok mirip ya namanya sama camilan garing berbentuk kotak yang terbuat dari ketan yaitu bipang.. agak mirip brondong jagung tapi ini dari beras ketan
Kalau kita nyebutnya bipang atau jipang untuk camilan tsb.
Suka bipang nggak brader? Aku suka sama bipang tapi di Jatim sekarang sudah agak langka karena tinggal sedikit yang memproduksi bipang / jipanh tsb.
Kalau di jateng camilan bipang disebutnya apa brader..
Oh labu siam juga sering dibuat tumis di sini dan kadang juga ditambah santan biar sedikit berkuah..
Kalau ada kuah santannya banyak jadi mirip sama lontong sayur hehehe..
Betuuul .. betuuul .. betuulll 😁
DeleteNama Jipang samaan sama penganan Jipabg berbentuk kotak, ada yang warna merah juga coklat.
Kalo digigit, ada rasa lengket-lengketnya seperti karamel.
Dulu aku kecil suka berganti-ganti milih yang merah atau cokelat.
Nah, kalo sebelum dimakan ... warna penganan Jipang dioles-olesin ke bibir.
Jadinya bibir jadi kliatan merah kayak lipstikan ...hahahahahaha 🤣
Kalo cokelat, kayak abis nyium kubangan lumpur ... wakakakaka
Sayangnya,
di kotaku juga penganan enak itu udah jarang banget keliatan.
Hehehe... Iya bener camilan Jipang berbahan ketan itu berbentuk kotak Warnanya merah, coklat, putih, iya digigit rasanya lengket karena ada karamelnya...
DeleteOoh kalau begitu.. kita sama ya doyang Jipang sejak masih bocah hehehe...
Aku paling doyan Jipang warna merah. Bener kalau dimakan mulut terutama lidah jadi merah jambu..
Ooh sama brader nalah digosok-gosok ke bibir jadi kayak pakai gincu merah ya? Whahaha...
Kalau yang coklat bibir dan lidah jadi gelap.. Hahaha...
Seru dan asyik ya makan Jipang itu.
Kalau sekarang camilan jipang itu banyak varian rasanya selain strawberry dan coklat ada rasa melon jeruk dsb..
Ooh di Jateng juga sudah agak langka ya? Sayang ya di Jatim juga langka.
Tinggal satu daerah yang memproduksi jipang itu yaitu daerah Pasuruan..
Jipang dari kota Pasuruan paling renyah dan enak nggak gampang melempem..
Sekarang jipang itu adanya di toko-toko khusus oleh-oleh dan bazaar.
Camilan tradisional yang enak penuh nostalgia dan nggak membosankan.. :)
O, iya tow ..., kalo kota Pasuruan itu kota produsen penganan Jipang ?.
DeleteWah, asik tuh ..., bisa ngeborong kalo suatu saat ntar kesampaian kesana.
Aku mau nyoba yang rasa melon dan rasa kekinian lainnya ...
Sepertinya enak betul 🤔
Kalo yang melon ntar bibir jadi ijo ..., kayak camaleon ... hahaha
Tadi pagi kebetulan aku beli sayur Jipang di warung makan.
Btw, resepnya enak disajikan nih, mantap ..
Iya di Jatim sekarang hanya tinggal kota Pasuruan yang memproduksi camilan Jipang.
DeleteIya kalau pas mau ke Bromo di Probolinggo akan melewati kota Pasiruan dulu sebelum.monggo silahkan ngeborong camilan Jipang dengam aneka varian rasa..
Hehehe... Iya kalau Jipang yang rasa melon warna nya hijau ntar kalau di makan lidahnya hijau.. Ntar kayak camelon atau jagoan neon ya? Hahahaha...
Asyik ya? jadi ingat masa kecil kalau makam jipang hehehe...:)
Oh kemarin pagi brader sempat makan sayur jipang alias labu siam ya?
Ntar coba request ke ibu pemilik warung kalau sayur jipangnya dikasih kuah santan sedikit biar menambah cita rasa.. Nanti rasanya akam beda bila hanya dioseng biasa... Hehehe.:)
Makasih maturnuwun brader opininya bila resep ini bisa berguna bagi siapa saja.. :)
Hehehe ..., lucu juga ya setelah ngemil penganan jipang rasa melon lalu difoto ..., bibir dan lidah jadi ijo kayak cameleon 😁
DeleteCoba ya ntar saat mamaku memasak sayur Jipang atau Manisah ini kusarankan untuk ditambahin penggunaan santan, penasaran juga sama hasil rasanya.
Hehehe... Iya lucu kalau habia makan jipang rasa melon lidahnya jadi hijau.. Kayak cameleon atau jagoan neon Xixixi.. :)
DeleteOh yes good idea ntsr kalau msmanya brader masak sayur jipang atau manisah bisa ditambahin santan.. Pasti hasilnya akan menambah cita rasa.
Sayur manisah atau jipang akan tampil dengan rasa yang beda.
Selamat mencoba ntar kasih tahu hasilnya ya? Hehehe...
Met beraktivitas kembali kindly brader..:)
Waaah mbaaa, resep2 di blogmu berguna banget kayaknya buat referensi aku bikin menu sebulan :D. Kdg suka bingung mau bikin menu apa lg yg utk dimasak mba art ku. Ini kyknya enak sayur labu ama puyuhnyaaa.. Lgs komplit ada protein dan sayurnyaa :)
ReplyDeleteMakasih banyak kak Fanny apresiasinya untuk blog saya. Alhamdulillah bila bermanfaat buat sesama.Saya juga masih terus menerus belajar dari resep ibu dan eyang saya.
DeleteIya monggo silahkan dicoba Sambal Goreng Manisah Telur Puyuh ini kak, Oh biasanya yang masak art nya kak Fanny ya? enak tuch pakai art apalagi yang bisa masak.
Hehehe iya sambal goreng manisah /labu siam ini sangat mudah dan sederhana ditambah sedikit santan akan semakin menambah cita rasa.
Met menikmati kak Fanny..
Btw mbak Fidy dari daerah mana sih kok nyebutnya "manisah". Di Salatiga : jipang, di Purwokerto: welok 😀
ReplyDeleteSaya dari Malang Jatim mas Aris, di daerah kami sini menyebut labu siam dengan manisah. Hehehe.. :)
Delete